DENPASAR.KOMPAS.com- Kasus asusila dengan korban anak di bawah umur kembali terjadi di Bali. Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun diduga menjadi korban sodomi oleh seorang pria yang tak lain adalah tetangga korban.
Orang tua korban yang tak terima dengan perbuatan tersangka akan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.
Untuk memperkuat bukti tindakan asusila yang dialami buah hatinya, orang tua korban berinisial Dd, Rabu (5/1/2011) siang tadi, berinisiatif untuk melakukan visum di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar.
“Saya ingin anak saya divisum dulu, sehingga benar-benar terbukti. Setelah itu baru saya laporkan. Tapi pengakuan anak kecil biasanya jujur,” ujar Dd di sela-sela proses visum putranya di RSUP Sanglah, Denpasar.
Dd awalnya curiga terhadap tingkah laku buah hatinya yang terlihat murung dan depresi. “Kami kaget, kok anak saya tiba-tiba muntah-muntah. Selain itu dia terlihat lemas dan syok,” kata Dd.
Setelah didesak agar berkata jujur, si buah hati memberikan pengakuan yang mengejutkan. Dia bercerita bahwa hari Sabtu (1/1) tetangga kosnya yang bernama Fr memaksa untuk (maaf) menghisap anunya. Tak berhenti sampai disitu, Fr kemudian “menyerang” korban dengan memasukkan anunya ke dalam anus.
Peristiwa ini terjadi di kamar kos tersangka yang juga tetangga kos korban di Jalan Gunung Karang, Kerobokan, Badung. “Ketika itu, kami sedang tidur. "Kami juga tidak tahu kalau Dede main ke sana (kamar kos pelaku). Tapi biasanya sih memang sering main,” jelas Dd.
Ironisnya, tersangka sudah memiliki istri dan anak serta sudah dianggap saudara oleh keluarga korban. Selanjutnya, orang tua korban akan menyerahkan kasus ini ke kepolisian dan berharap tersangka dihukum seadil-adilnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang